Showing posts with label Lokasi Kuliner Surabaya. Show all posts
Showing posts with label Lokasi Kuliner Surabaya. Show all posts

Saturday, 15 April 2017

Es Campur Pacar Keling

Surabaya terkenal sebagai kota yang cukup panas apalagi ketika sedang musim kemarau. Sesuatu yang menyegarkan dapat menjadi pelepas dahaga dan sekaligus mengurangi efek panas yang terasa. Kali ini saya menulis tentang sesuatu yang segar yang cocok dinikmati di siang hari yang terik.

Es Campur Pacar Keling
Es Campur Pacar Keling
Jalan Pacar Keling Surabaya terdapat sederetan tempat makan yang terjangkau harganya bagi semua kalangan. Salah satu kuliner yang terdapat di jalan tersebut adalah Es Campur. Jika tak salah ingat ada 2-3 tempat yang menyediakan menu Es Campur disana. Orang Surabaya umumnya mengenal atau menyebutnya dengan Es Campur Pacar Keling menggunakan nama jalan tempat kuliner tersebut dijual agar lebih memudahkan.

Beberapa tahun lalu saya pernah mencoba kuliner tersebut di salah satu tempat yang menjualnya disana ketika hendak menuju ke rumah seorang kawan yang memang berada tak jauh dari lokasi tersebut. Saya sudah agak lupa persisnya nama warung yang menjualnya dan mungkin beberapa hari ke depan saya akan mencoba kesana kembali dan mencobanya. Info akan saya update kemudian.

Secara umum isi dari Es Campur Pacar Keling ini standar saja, hampir sama dengan Es Campur di banyak tempat lain di Surabaya yang menjual menu serupa. Satu yang paling saya ingat, yang membedakan Es Campur Pacar Keling dengan Es Campur di beberapa tempat lain yang pernah saya coba adalah warna sirupnya yang kuning merona yang menyegarkan mata dan sekaligus menggoda lidah untuk segera mencicipinya. Sirup kuning kental yang dituangkan di atas serutan es batu benar-benar menggoda untuk menyantapnya, apalagi ketika cuaca sedang terik.

Kala itu, seporsi Es Campur dihargai 10 Ribu Rupiah (saya agak lupa pastinya), sedikit lebih mahal dibandingkan beberapa tempat penjaja Es Campur yang pernah saya kunjungi. Mungkin saja karena mereka sudah lebih punya nama dibandingkan tempat-tempat penjaja Es Campur lainnya yang pernah saya kunjungi. Namun bagaimanapun juga dengan rasa yang nikmat dan tampilan yang menggoda, minuman segar ini tetap layak untuk dicoba, apalagi ketika matahari sedang bersinar terik. Selamat mencoba.

Tuesday, 2 August 2016

Serabi Hijau Durian Ny. Nina Pucang Anom

Kuliner ini juga saya santap sudah sangat lama sekali dan menjadi bagian dari koleksi foto lama yang tersimpan di harddisk laptop. Saya baru upload dan bahas sekarang karena memang baru sekarang ngeblog secara khusus soal kuliner. Serabi atau Surabi adalah makanan jajanan tradisional khas Indonesia yang banyak dijumpai di beberapa daerah di nusantara. Kala itu (karena sudah lama sekali) saya penasaran akan suatu kedai atau depot atau warung yang menjual aneka macam makanan yang salah satunya adalah Serabi ini. Kedai tersebut terletak di jalan Pucang Anom yang searah menuju ke Pasar Pucang (jika saya tidak salah ingat dan kalau salah akan saya update di lain waktu).

Serabi Hijau Durian Ny. Nina Pucang Anom
Serabi Hijau Durian Ny. Nina Pucang Anom
Waktu itu, saya memesan seporsi Serabi Hijau Durian. Sesuai namanya maka Serabi ini pasti berwarna hijau yang biasanya diperoleh dari sari daun pandan dan sesuai namanya pula maka pasti ada kuah Durian sebagai pelengkapnya. Rasa secara pasti saya lupa. Saya hanya ingat bahwa rasa Durian memang ada namun tidak terlalu kentara aroma serta rasanya. Makanan ini manis, jadi cocok juga untuk yang suka makanan manis atau yang hendak berbuka puasa. Harga kala itu 9 Ribu Rupiah per porsi (jika lain mencoba lagi saya akan buat posting baru dengan harga paling up to date). Begitu saja ulasan yang dapat saya berikan. Semoga bermanfaat.

Thursday, 14 July 2016

Tahu Campur Cak Kahar Depot Legendaris

Postingan kali ini tentang salah satu kuliner terkenal di kota Pahlawan Surabaya, Tahu Campur. Awalnya saya tak ada rencana untuk menyantap kuliner ini kemarin, tetapi berhubung Warung Rawon Setan masih belum siap untuk menerima pesanan makanan dan karena kebetulan saya ingat ada Tahu Campur di dekat Warung Rawon Setan, akhirnya saya putuskan untuk sekalian mampir. Sebelum kemarin, sebenarnya saya sudah pernah kesana satu kali. Saya tahu tempat ini pertama kali dari acara kuliner yang diselenggarakan oleh salah satu produsen kecap di tanah air beberapa tahun lalu. Baik tanpa panjang lebar langsung saja masuk ke inti tulisan ini yaitu rasa Tahu Campur yang saya santap di lokasi kuliner ini.

Tahu Campur Cak Kahar Depot Legendaris
Tahu Campur Cak Kahar Depot Legendaris
Tahu Campur Cak Kahar Depot Legendaris ini terletak di Jalan Embong Malam sederetan dengan Warung Rawon Setan. Lokasinya berada di kanan jalan setelah Warung Rawon Setan jika dari arah Tunjungan Plaza. Begitu disana, saya langsung saja memesan seporsi Tahu Campur yang harganya 17 Ribu Rupiah. Tak perlu menunggu lama, Tahu Campur telah tersaji di meja di hadapan saya. Hal pertama yang saya lakukan tentu saja memfoto hidangan yang telah tersaji di hadapan.

Segera setelah acara memfoto selesai dilaksanakan, saya pun segera mulai menyantap hidangan hangat yang ada di depan mata. Berhubung masih cukup panas yang tentu saja kurang baik bagi mulut serta gigi kita, maka saya putuskan untuk "menghabisi" dulu krupuk-krupuk yang menjadi bagian dari sajian Tahu Campur. Setelah krupuk-krupuk yang ada telah habis disantap, barulah saya mulai mencicipi kuah Tahu Campur. Setelah beberapa sendok mencicipi rasa kuahnya, saya yakin bahwa rasanya kurang mantap. Hal ini biasanya disebabkan petis yang merupakan bumbu dasar dari Tahu Campur kurang jumlahnya. Namun sebelum memutuskan untuk meminta tambahan petis ke penjualnya, saya mencoba untuk mengaduk-aduk lagi, sebab barangkali saja petis yang telah ada disana kurang merata atau belum terlarut dengan kuah yang ada. Akan tetapi, pada akhirnya saya tetap meminta tambahan petis ke penjualnya.

Lokasi Kulineran Yang Sayang Dilewatkan Apabila Ke Surabaya

Posting pertama di blog terbaru yang saya buat secara khusus untuk mengakomodasi salah satu minat terbaru saya yaitu mencoba aneka macam kuliner di berbagai tempat yang saya kunjungi. Ini adalah blog kedua yang saya miliki setelah blog pertama saya di www.peteradisaputro.blogspot.com. Semoga posting pertama ini dapat menjadi awal yang baik serta menarik untuk posting-posting artikel kuliner selanjutnya. Selamat membaca.

Posting pertama kali ini adalah tentang lokasi-lokasi kuliner yang wajib dikunjungi dan sayang apabila dilewatkan ketika berada di kota Surabaya, kota dimana saya paling sering menghabiskan waktu sehari-hari saya. Lokasi kuliner mana saja yang dimaksud ? Mari simak ulasannya di bawah ini.
Warung Rawon Setan, Embong Malang, Surabaya
Warung Rawon Setan, Embong Malang, Surabaya (dok. pribadi)
Rawon Setan
Lokasi kuliner satu ini sudah sangat terkenal, tidak hanya di kota Surabaya, tetapi juga di berbagai daerah lain di Indonesia. Para wisatawan dari berbagai kota di Indonesia seolah belum berkunjung ke Surabaya jika belum mencicipi makanan di lokasi ini. Warung makan yang terkenal akan sajian utamanya berupa Nasi Rawon yang merupakan makanan khas Jawa Timur berupa sup daging dengan kuah hitam yang dihasilkan dari kluwek ini beralamat di Jalan Embong Malang I No. 78, Genteng, Surabaya, Jawa Timur. Sempatkan untuk berkunjung ke lokasi makan ini apabila sedang ada di kota Surabaya. Warung makan ini menurut penuturan bapak yang ada di foto di atas buka 24 jam. Namun hari ini ketika saya kesana sekitar pukul 5 sore, mereka masih belum buka dan sedang siap-siap seperti tampak pada foto di atas.

Nasi Goreng Jancuk
Nasi Goreng Jancuk (sumber: travel.kapanlagi.com)
Nasi Goreng Jancuk
Selain terkenal dengan Rawon Setan nya, Surabaya juga terkenal akan kuliner Nasi Goreng dan salah satu yang terkenal adalah Nasi Goreng Jancuk. Kenapa diberi nama demikian ? Saya sendiri tak tahu pasti, tapi mungkin saja dikarenakan porsinya yang besar dan rasa pedasnya yang membuat orang berkata "jancuk" (pisuhan khas Surabaya). Seporsi Nasi Goreng Jancuk memang kelewat besar hingga bisa disantap oleh sekitar 4 orang. Apabila sedang berada di Surabaya dan gemar makan Nasi Goreng, coba saja mampir ke lokasinya di Restoran Kartini, Surabaya Plaza Hotel, Jalan Pemuda No. 33-37.

Kedai Mie Pecun Surabaya
Kedai Mie Pecun Surabaya (sumber: google.com)
Mie Pecun
Bagi yang doyan makanan pedas, selain Nasi Goreng Jancuk, maka makanan ini adalah pas untuk tidak dilewatkan ketika sedang berkunjung ke Surabaya. Kuliner ini memang masih tergolong baru di kota Surabaya, namun popularitasnya telah terdengar di berbagai penjuru kota. Mie kuah yang dicampur dengan potongan udang, telur, dan kornet dijamin bakal membuat setiap orang yang menyantapnya ketagihan. Selain itu, mie yang dijual disini juga memiliki berbagai tingkat kepedasan, antara lain Paket Klimax (Super Pedas), Paket Galau (Pedas Biasa), Paket Semriwing (Pedas Sedang), dan Paket Culun (Tidak Pedas). Lokasi tempat makan ini berada di Jalan Anjasmoro, Sawahan, Kecamatan Sawahan, Surabaya.