Postingan kali ini tentang salah satu kuliner terkenal di kota Pahlawan Surabaya, Tahu Campur. Awalnya saya tak ada rencana untuk menyantap kuliner ini kemarin, tetapi berhubung Warung Rawon Setan masih belum siap untuk menerima pesanan makanan dan karena kebetulan saya ingat ada Tahu Campur di dekat Warung Rawon Setan, akhirnya saya putuskan untuk sekalian mampir. Sebelum kemarin, sebenarnya saya sudah pernah kesana satu kali. Saya tahu tempat ini pertama kali dari acara kuliner yang diselenggarakan oleh salah satu produsen kecap di tanah air beberapa tahun lalu. Baik tanpa panjang lebar langsung saja masuk ke inti tulisan ini yaitu rasa Tahu Campur yang saya santap di lokasi kuliner ini.
![]() |
| Tahu Campur Cak Kahar Depot Legendaris |
Tahu Campur Cak Kahar Depot Legendaris ini terletak di Jalan Embong Malam sederetan dengan Warung Rawon Setan. Lokasinya berada di kanan jalan setelah Warung Rawon Setan jika dari arah Tunjungan Plaza. Begitu disana, saya langsung saja memesan seporsi Tahu Campur yang harganya 17 Ribu Rupiah. Tak perlu menunggu lama, Tahu Campur telah tersaji di meja di hadapan saya. Hal pertama yang saya lakukan tentu saja memfoto hidangan yang telah tersaji di hadapan.
Segera setelah acara memfoto selesai dilaksanakan, saya pun segera mulai menyantap hidangan hangat yang ada di depan mata. Berhubung masih cukup panas yang tentu saja kurang baik bagi mulut serta gigi kita, maka saya putuskan untuk "menghabisi" dulu krupuk-krupuk yang menjadi bagian dari sajian Tahu Campur. Setelah krupuk-krupuk yang ada telah habis disantap, barulah saya mulai mencicipi kuah Tahu Campur. Setelah beberapa sendok mencicipi rasa kuahnya, saya yakin bahwa rasanya kurang mantap. Hal ini biasanya disebabkan petis yang merupakan bumbu dasar dari Tahu Campur kurang jumlahnya. Namun sebelum memutuskan untuk meminta tambahan petis ke penjualnya, saya mencoba untuk mengaduk-aduk lagi, sebab barangkali saja petis yang telah ada disana kurang merata atau belum terlarut dengan kuah yang ada. Akan tetapi, pada akhirnya saya tetap meminta tambahan petis ke penjualnya.
